Sabtu, 27 Januari 2018

Rindu ini (masih) miliknya


Tahukah engkau wahai langit?

Ternyata rindu ini masih tertuju padanya.

Pada dia yang kini jauh dari kehidupanku.

Pada dia yang akhirnya tidak bisa kumiliki.


Aku tahu,

Bahwa ia bukanlah sang rembulan

Bukan juga sang bintang

Yang hadirnya selalu menemani malamku


Namun satu hal yang harus kau tahu wahai langit,

Ketika aku memulai tuk menuliskan kisahku

Selalu dia yang hadir dalam benakku



12/08/2017

Melupakan?

Entah mengapa, tidak semudah itu buatku melupakanmu.
Melupakan semua yang telah terjadi.
Semua tentang kita.
Meski ku tahu, kini jalan kita sudah berbeda.
Ya, berbeda.
Kau dengannya, dan aku sendiri bersama angan dan mimpiku.


Rasanya berpura pura bahagia itu sulit.
Sulit sekali.
Kukira selama hampir 3 tahun ini, aku sudah melupakanmu.
Tapi nyatanya, tidak.
Rasanya sulit sekali mengusir bayanganmu yang terkadang dengan tiba tiba datang di pikiranku.
Aku tidak memintanya, namun ia datang sendiri dan membawa kenangan itu.
Kamu tau? Ini rasanya sakit.
Dengan susah payahnya aku berusaha untuk melupakanmu, tapi dengan mudahnya bayanganmu masuk ke pikiranku.


Kamu egois!
Kamu bisa bahagia dengan dia yang saat ini bisa tertawa denganmu.
Sedangkan aku disini masih terus dihantui oleh bayang-bayangmu yang membawa kenangan itu.
Kenangan itu indah, tapi menyesakkan dadaku.


Aku tau, saat ini mungkin kamu sudah benar-benar melupakanku.
Tidak, aku tidak berharap kamu akan mengingatku kembali.
Aku hanya ingin, bayang bayangmu tak lagi hadir dalam hidupku.
Apalagi jika ia datang membawa kenangan itu.


Aku tidak ingin ia merusak kebahagiaanku.
Kamu bisa kan menjaga ia agar tidak lagi hadir dalam hidupku?
Karena ini sangat menyesakkan.


Ku mohon, jangan datang lagi ke hidupku.
Karena kini jalan kita sudah berbeda.
Jadi, biarkanlah aku menggapai mimpi mimpiku tanpa bayang bayangmu.

Tanpa kenangan itu.



05/07/2017

Jatuh dan Cinta

Cinta itu fitrah, katanya.
Yang dapat dimiliki oleh setiap insan di muka bumi ini.
Cinta itu indah, katanya.
Yang dapat melukiskan kebahagiaan di hidupmu.


Apa kau pernah merasakan, apa itu cinta?
Ku pikir, pernah.
Tapi, tak semua orang yang merasakan itu, akan bahagia hidupnya.
Banyak yang senang,
Tapi tak sedikit juga yang bahkan bersedih karena cinta.


Ah, sudahlah. Mengapa harus bersedih?
Jika cinta diciptakan untuk membuatmu tersenyum.


Oh ya, tapi tunggu dulu.
Aku tahu, mengapa ada pula yang bersedih diantara mereka.
Sebab, ada kata "jatuh" di depannya.
Ya, sekarang aku tahu.


Tapi, tak perlu bersedih.
Tuhanmu tak pernah tidur.
Percayalah, Dia selalu menciptakan semuanya sama. Adil.


Jika hari ini kau hanya merasa jatuh,
Maka suatu saat kau akan merasakan indahnya cinta.


Layaknya Allah menciptakan pelangi,
Yang hadir setelah hujan reda.

Selamat tidur, kamu

Dan ia pun terlelap malam ini. Menyisakan sedikit rindu yang tiba-tiba saja menghampiri tanpa permisi.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Bolehkah jika malam ini, ku ingin torehkan apa yang terlintas di benakku?
Di benak seorang wanita biasa, bukan penyair yang bisa menulis kata-kata puitis yang indah.
Karena aku, hanya bisa menulis dengan sederhana.

Ya, sederhana.
Sesederhana ia, yang selalu membuatku tersenyum.
Sesederhana ia, yang selalu berusaha membuatku bahagia.

Ya, karena bahagia itu sederhana katanya.

Rasanya, ia benar. Bahagia itu memang sederhana, tak perlu waktu lama untuk membuatku bahagia.
Katanya, ia hebat. Selalu bisa membuatku tersenyum senyum sendirian.
Dan ku akui, ia memang pandai membuatku bahagia dengan caranya yang sederhana.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Selamat tidur, sang peramal.
Selamat istirahat, si kuat yang selalu penuh kejutan.

Kamu. Nyata atau Ilusi?

Ku pikir kamu hanyalah sebuah ilusi ku saja.
Tapi ternyata tidak.
Bahkan saat ini, kau berada tepat di hadapanku.
Memandangku dengan tatapanmu yang penuh makna.

Aku tersipu malu dibuatnya.
Hingga tak kuasa diriku untuk sekedar membalas tatapanmu itu.

Awalnya ku tak percaya.
Ku kira ini hanya halusinasi ku saja.
Tapi ternyata, ini benar kamu.
Benar kamu yang selama ini berada dalam anganku.

Tuhan,
Ku harap ini tak cepat berakhir.
Karena ku ingin ia selalu ada disini.
Meski ia hanya sebatas ilusi.
 


07/11/2017
21.45