Sabtu, 27 Januari 2018

Melupakan?

Entah mengapa, tidak semudah itu buatku melupakanmu.
Melupakan semua yang telah terjadi.
Semua tentang kita.
Meski ku tahu, kini jalan kita sudah berbeda.
Ya, berbeda.
Kau dengannya, dan aku sendiri bersama angan dan mimpiku.


Rasanya berpura pura bahagia itu sulit.
Sulit sekali.
Kukira selama hampir 3 tahun ini, aku sudah melupakanmu.
Tapi nyatanya, tidak.
Rasanya sulit sekali mengusir bayanganmu yang terkadang dengan tiba tiba datang di pikiranku.
Aku tidak memintanya, namun ia datang sendiri dan membawa kenangan itu.
Kamu tau? Ini rasanya sakit.
Dengan susah payahnya aku berusaha untuk melupakanmu, tapi dengan mudahnya bayanganmu masuk ke pikiranku.


Kamu egois!
Kamu bisa bahagia dengan dia yang saat ini bisa tertawa denganmu.
Sedangkan aku disini masih terus dihantui oleh bayang-bayangmu yang membawa kenangan itu.
Kenangan itu indah, tapi menyesakkan dadaku.


Aku tau, saat ini mungkin kamu sudah benar-benar melupakanku.
Tidak, aku tidak berharap kamu akan mengingatku kembali.
Aku hanya ingin, bayang bayangmu tak lagi hadir dalam hidupku.
Apalagi jika ia datang membawa kenangan itu.


Aku tidak ingin ia merusak kebahagiaanku.
Kamu bisa kan menjaga ia agar tidak lagi hadir dalam hidupku?
Karena ini sangat menyesakkan.


Ku mohon, jangan datang lagi ke hidupku.
Karena kini jalan kita sudah berbeda.
Jadi, biarkanlah aku menggapai mimpi mimpiku tanpa bayang bayangmu.

Tanpa kenangan itu.



05/07/2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar